berkali-kali dipatahkan dan ditolak mentah-mentah, tak pernah bisa mendapatkan cinta seseorang. apa karena belum bisa move on dari orang yang bener-bener disayangi. terkadang inginkan yang terbaik untuk hidup . ingin memiliki pasangan hidup yang sukses tapi diri sendiri pun belum se-sukses itu. kadang ingin dapat seseorang yang maju dalam pendidikannya. jodoh memang menyesuaikan dan terlalu picik kalo menilai seseorang cuma karena pekerjaan, pendidikannya karena melihat dari agama dan hatinya jauh lebih baik. tapi apakah pria juga mementingkan agama wanita aku rasa mereka lebih memilih kecantikannya juga sih.
aku gak tahu kapan jodohku datang?
dia berasal dari mana?
dia sukunya apa?
dia pekerjaannya apa?
dia lulusan pendidikan apa/
yang pasti aku memilih yang se-agama denganku..
kadang aku sendiri risaukann
kapan jodohku akan datang ke kedua orang tuaku untuk memintaku menjadi istrinya.
aku tak tahu kapan diriku akan menikah ..
di saat teman sekolahku dan teman kerjaku sudah melangkahkan kaki ke biduk rumah tangga.
ada rasa iri ketika melihat mereka yang bisa memiliki suami dan anak , keluarga kecil tempat bersandar di kala lelah, susah dan bahagia.
tak henti ku panjatkan doa kepada illahi agar mengirimkan jodoh yang benar-benar terbaik untukku yang benar-benar Pilihan Allah. aku yakin pilihan Allah tak pernah salah karena itu aku tak pernah memaksakan hati manusia untuk mencintaiku ... karena perasaan yang terpaksa tak akan membuat diri ini merasa nyaman. karena bila terpaksa akan menjadi beban.
teruntuk jodohku aku merindukanmu...
aku menantikanmu..
aku akan menerimamu dengan segenap hati dan jiwaku..

Komentar
Posting Komentar